Kamis, 03 Mei 2012

Ikhtiar


Yuuuk Ber IKhtiar
=========+=====+=========

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Bissmillahirrahmanirrahiim






Apaan tuh IKHTIAR?

Bukan, bukan sejenis makanan lhoo... Ikhtiar
adalah usaha seseorang dan usaha yang
benar adalah usaha yang sungguh-sungguh
(jiddiyah).

Usaha yang sungguh-sungguh
ini ditandai dengan adanya pengorbanan
(tadhiyyah).
Tanda kita benar-benar berikhtiar atau
‘ikhtiar-ikhtiaran’ dapat kita lihat dari
definisi di atas. Kita melihat kesungguhan
kita dalam melakukan usaha, dan harus ada
unsur pengorbanan dalam ikhtiar tersebut.

Pengorbanan apa saja, baik waktu, tenaga,
pikiran, harta, dan banyak lagi.
Mengapa kita harus berikhtiar?
Pertama, supaya niat kita tidak sia-sia. Ini
telah dibahas di awal. Ibarat kita
membangun sebuah rumah, niat itu adalah
pondasi dari rumah tersebut, sedangkan
ikhtiar adalah tembok. Ikhtiar yang tidak
sungguh-sungguh bagaikan tombok yang
dibuat dengan ‘gak niat’. Retak di mana-
mana, bolong-bolong, dan tidak akan
nyaman jika dijadikan rumah.

Kedua, agar kita mendapat ‘kepuasan’
dalam beraktivitas dan tidak menyesal di
kemudian hari karena tidak bersungguh-
sungguh. Misalnya jika kita ujian,
sedangkan kita belajar hanya sedikit-
sedikit, biasanya saat melihat soal kita
langsung teringat, “Loh ini kan yang pernah
saya liat di buku kemaren, tapi gak dibaca.”
dan kita menyesal tidak belajar sungguh-
sungguh di hari sebelumnya.

Ketiga, segala perbuatan baik yang
dilakukan seungguh-sungguh dengan niat
yang lurus pasti akan dibalas oleh Allah
SWT. Seperti yang ada dalam Al-Quran
surat Al-Isra ayat 19, “Dan barang siapa
menghendaki kehidupan akhirat dan
berusaha ke arah itu dengan sungguh-
sungguh, sedangkan dia beriman, maka
mereka itulah orang yang usahanya dibalas
dengan baik.”

Gimana caranya?

Luruskan niat, lalu fokus pada kegiatan itu,
jangan membagi fokus dengan yang lain,
karena ½ + ½ tidak sama dengan satu.
Dalam hal ini malah bisa menjadi nol. Yang
terpenting ialah fokus. Setelah bisa fokus,
kerahkan kemampuan kita sebaik-baiknya.

Terapkan prinsip “5 as” nya Aa Gym,
“bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja
ikhlas, bekerja mawas, bekerja tuntas.”

Bekerja keras, artinya kita mengerahkan
kemampuan kita sampai batasnya dalam
pekerjaan itu.

Bekerja cerdas, artinya kita bekerja dengan
efisien, cerdas, dan segala sesuatu sudah
direncanakan dengan matang.

Bekerja ikhlas, artinya kita meniatkan ini
hanya untuk Allah SWT, walaupun mungkin
ada niat lain, niat pokok kita tetap untuk
Allah SWT.

Bekerja mawas, artinya kita selalu melihat
pekerjaan kita yang lalu, dan selalu evaluasi
diri..

Bekerja tuntas, artinya kita bkerja jangan
setengah-setengah, kerjakan sampai tuntas,
baru ke pekerjaan lain, seperti Al-Quran
surat Al-Insyirah ayat 7, “Maka apabila
engkau telah selesai (dari suatu urusan),
tetaplah bekerja keras (untuk urusan lain).”

Apa saja yang bisa kita dapatkan dengan
berikhtiar?

Pertama, hasil pekerjaan yang memuaskan,
tentunya. Segala sesuatu yang dikerjakan
dengan kesungguhan akan mendapat hasil
yang baik juga. Kalaupun tidak, kita akan
puas dengan usaha kita yang sudah
maksimal. Ada yang namanya golden
triangle,
“KESUNGGUHAN + PENGORBANAN
+ KESINAMBUNGAN = PROFESIONALISME”.

Kedua, Insya Allah yang kita kerjakan akan
mendapat balasan di akhirat. Seperti Al-
Quran surat Al-Baqarah ayat 201-202, “Dan
di antara mereka ada yang berdoa, ‘Ya
Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia
dan akhirat, dan lindungilah kami dari azab
neraka.’ Mereka itulah yang memperoleh
bagian dari apa yang telah mereka kerjakan,
dan Allah Maha cepat perhitungan-Nya.”
atau Quran surat Al-An’am ayat 132, “Dan
masing-masing orang memperoleh derajat-
derajat (seimbang) dengan apa yang
dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah
dari apa yang mereka kerjakan.”

Kapan kita harus mulai berikhtiar?
Ya… kapan lagi, mulailah sekarang!
koq malah tanya lagi,siap tidak tuk memulainya.....?

salam santun ....silahkan saling berbagi yach....^_^

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar